Aku tidak mengharapkan kamu,
Menjanjikan selamanya untukku.
Sakit kepalaku mendengarnya,
Lagipula,
'Selamanya' bisa berarti terlalu cepat,
Atau terlalu lama..
Aku hanya meminta sayangmu,
Seujung kuku saja.
Ya, seujung kukumu itu,
Yang kadang kotor, kadang bersih,
Tanpa kamu sadari,
Terus tumbuh.
Ujung kukumu yg kadang kamu perhatikan,
Kadang kamu abaikan,
Tapi tetap meringis waktu kukumu patah.
Seujung kuku yg suka membantumu,
Tanpa sadar,
Untuk membuka plastik air minum kemasan.
Atau hanya menggaruk kulit yg gatal.
Seujung kuku itu,
Aku minta kamu mencintaiku.
Seberapa sering kamu potong pun,
Akan tetap tumbuh memanjang,
Tiada habis.
Jadi berjalanlah sayangku,
Kemanapun kaki membawamu,
Kemanapun kehidupan menuntunmu,
Karena suatu saat,
Ketika Kamu sedang menggunting kuku,
Atau membersihkan tangan,
Atau sekedar berwudhu,
Aku tau kamu akan mengingat aku seujung kuku..