27 Oktober 2009

just hold on,

beberapa malam melalui perbincangan cukup menguras tenaga,
dan berakhir pada refleksi diri.

mungkin saya terlalu ambisius mengejar ini,
sampe stress dan mengarah pada self-destruct,

i fully understand bahwa saya sedang dalam masa depresi,
tapi mau kayak gimana pun,
saya rasanya tidak mau *atau tidak mampu* mengurangi tension yang saya buat sendiri,
huff.

it's like a big mistake if i have a day off.
that kind of feeling i guess,
for example.

23 Oktober 2009

speech for the award

besok saya berulangtahun,
ke dua puluh satu.
waaah,
sudah banyak yaa :D

saya hanya ingin berucap syukur,
pada Siempunya Hidup,
karena mengizinkan saya tetap jatuhbangun di bumi-Nya,
mengizinkan saya tetap belajar,
tawa tangis,
suka duka,
meninggalkan dan ditinggalkan.

terimakasih karena memberikan saya anugerah yang tidak terbatas,
mengelilingi saya dengan orang-orang terbaik yang penuh cinta.

terimakasih atas kemudahan jalan yang saya tempuh,
walau agak terjal,
tetapi mudah.
terimakasih.

terimakasih atas semua kekuatan atas saya,
untuk menghadapi skenarioMu.

tapi diatas semua itu Tuhan,
terimakasih karena tidak lupa mengajarkan saya bersyukur.

happy birthday me,
may all luck,
all love,
all years long
:)

14 Oktober 2009

a

sudah tidak mampu,
menuliskan kesedihan,
jadi lebih memilih,
menelan sendiri.

11 Oktober 2009

man and wife

mencoba mengganti suasana tema postingan blog menjadi lebih ringan dan bermanfaat,
hahahhahaa.
semoga saya berhasil ;)


well,
ini merupakan sebuah buku,
yang saya beli beberapa waktu lalu,
tepatnya saat masih kkn,
ditengah pencarian kebutuhan buat program,
saya menemukan buku ini.

sebenarnya udah lama ngeliat buku ini di toko-toko buku ternama,
dan awalnya sangat penasaran dan sedikit protes dengan penjudulan,


man and wife,


kenapa yaa,

08 Oktober 2009

the cloud

aku ingat masa saat aku penasaran dengan si awan,
putih menggumpal,
sepertinya cantik,

aku pun ingat saat pertama menembus awan,
wahh,
dunia yang indah,
putih,
rasanya nyaman,

tapi kemudian,
aku pun pernah,
takut sekali menghadapi awan,

pernah sekali melalui awan hujan,
wah,
menakutkan.

pernah juga tertipu,
melalui awan,
aku pikir akan baik-baik saja,
ternyata tidak,

maka lantas,
aku pernah mengalami masa-masa takut dengan awan,

seperti biasa,
serangan panik saat mendekati awan,
sebisa mungkin,
jauh-jauh dari awan..

tapi kemudian,
aku belajar,
sampai akhirnya aku kembali menemukan,
rasa yang pernah hilang,
kesenangan saat bersama awan..