rolan warung kopi untuk berbagi. Cari sana sini, awalnya dead-end karena tidak menemukan panti yang dekat dengan rumah. Tiba-tiba dapat Broadcast Message dari seorang teman tentang panti asuhan ini. Saya yakin beberapa dari teman-teman juga pernah mendapat BM seperti itu. Bedanya, tiba-tiba teman saya lainnya berkomentar bahwa salah satu contact person dalam BM itu adalah tantenya. WAW! Akhirnya memutuskan untuk menjadikan panti asuhan ini langkah pertama dari obrolan warung kopi tadi.Namanya Ibu Tarsih. Nomor telepon pribadinya tidak bisa saya share di sini, karena ternyata setelah ngobrol dengan beliau, beliau sudah tidak lagi bekerja di sana.