13 April 2011

terima kasih, hujan.

mungkin kamu harus berterima kasih pada hujan,
karenanya aku mengingatmu lagi malam ini,
seorang yang hadir hanya semusim,
yang membuatku sering sekali kehujanan.
yang datang dalam diam,
dan pergi dalam hujan.


mungkin aku harus berterima kasih pada hujan,
karenanya kita dapat berbincang panjang lebar,
tentang dirimu yang ingin kamu sembunyikan,
tentang diriku yang hanya kamu yang tau.


mungkin kita harus berterima kasih pada hujan,

karenanya aku tau,
kamu akan selalu membiarkanku memakai helmmu,
saat helmku basah layaknya bak kamar mandi,
dan ucapan sayangmu yang terhenti saat hujan menderas lagi.

dan karenanya kamu tau,
ada sebersit cinta yang aku larungkan bersama harapan dan hujan malam itu,
sebuah cinta yang ikut pergi bersamamu saat musim berlalu.

1 komentar:

ismail mengatakan...

Wah sudah ada tulisan baru lagi :)
Terkadang memang hujan sering membawa kita terkungkum dalam posisi diam, dan memanjakan otak serta hati berkomunikasi lebih dalam..

nice post ..