09 Mei 2011

ketika Tuhan berbicara padaku

Hari ini lebih spesial dari hari lainnya,
Berat, saya akui.
Sangat berat.
Salah satu dari hari-hari terberat yg saya pernah lalui.

Melelahkan.
Dengan kondisi fisik yg di bawah ambang normal,
Dan hantaman mental yg seakan memaksaku menyerah,
Sampailah saya di sini.

Saya yg terlalu lelah bahkan untuk menangis,
Untuk marah,
Untuk kecewa..

Namun tiba-tiba,
Satu pesan singkat masuk.
"Kenapa mesti bersedih?"

Saya kaget.
Siapa orang
yg bisa setepat itu,
Menyampaikan pesannya.

Namanya tidak asing.
Walau sampai detik ini saya hanya kenal sebatas maya,
Dan email formal yg telah terhenti sebulan yg lalu.

Saya lanjutkan membaca,


"Kenapa mesti bersedih? Bukankah kita memiliki Rabb yg menentukan takdir, yg memberikn ampunan, yg menutupi kesalahan, yg memberi rizki, yg melihat dan yg mendengar. Hanya kepada-Nya lah semua urusan akn kembali. Slmt malam sdr2ku smg dimudahkn dlm sgala urusan.:-) "


Tuhan yg Maha Baik telah menyampaikan maksudNya dengan jelas,
Saya tidak pernah dibiarkan tersesat,
Saya hanya tidak mendengar,
Saya hanya tidak merasa,
Saya hanya tidak percaya...

Tidak ada komentar: