Yes. Upacara bendera.
Tapi untunglah KRI Songkhla ini kecil, orangnya juga sedikit, jadi kita lakukan di dalam ruangan. Alhamdulillah.. Kapan terakhir kali upacara? Emmmm.. Kuliah? *zillion years ago*
Beberapa hari sebelumnya, waktu ada tamu di Wisma tempat kami tinggal selama di Songkhla, dimintalah saya untuk baca doa. What?? What?? Sepanjang hidup, baca doa adalah tugas yang paling saya hindari. Uuuughh~ Takut salah bacanya. Takut di-teks-nya gaada huruf latinnya, jadi huruf araaab semua, takut ga pake teks. Haduhhh. Jangan deh..
Tapi tentu, di sini, dilarang bilang tidak. Eh, maksudnya, saya tidak mau membatasi diri dengan berkata 'tidak'. Macem film Yes apa itu lahh..!
Akhirnya, dengan sok pede, saya tentu mengiyakan. Datanglah hari itu. Hari apa yaa? Senin kalau tidak salah. 22 Desember 2014.
Pagi-pagi ikut Bask & Yasa ke kantor. Ternyata sudah diberi teks buat masing-masing. Bask kebagian jadi pemimpin upacara, Yasa membaca sejarah hari Ibu, dan saya doa.
Sambil mempersiapkan diri, kita lihat-lihat ruangan, dan sekalian foto narsis di tempat upacara.
![]() |
| Beginilah kenarsisan Bask |
![]() |
| narsis gaya kedua |
![]() |
| Selfie all around |
Tepat jam 10, upacara dimulai. Seperti upacara (tanpa pengibaran bendera) pada umumnya. Sekitar sejam kemudian, acara selesai.
| tadinya mau post banyak foto pas upacara, tapi kok ga ada yang kece hihihii. |
Aduh enaknya!
Sampai ketemu lagi!






Tidak ada komentar:
Posting Komentar