13 Februari 2009

for valentine

rada norak memang.
cuma ini juga terinspirasi dari artikel di yahu.
hoho.


and I was wondering,
what do I want for valentine?


a chocolate, maybe.
some roses.
and a romantic candle light dinner at the highest place in town.

hehe.


tapi kemudian,
dengan apa yang terjadi hari ini,
membuat gw kembali berpikir,
what do I really want for tomorrow?


well,
bukan hanya buat valentine,
tapi buat this whole love life kinda things.


ga aneh kalo semua cewe mendambakan akan memiliki kehidupan percintaan yang sempurna,
dengan pacar tersempurna,
dengan hubungan tersempurna,
all seems to be perfect.

tapi as you all may know,
ga semua dambaan jadi kenyataan,
begitu juga sempurna.

entah harus bersyukur atau menyesal karena kita sebagai manusia diciptakan memiliki kekurangan,
jadi dengan siapapun pacar kita,
sebaik apapun pacar kita,
selancar apapun hubungan kita,
tetap ada kekurangan,

dan kadang kekurangan itu terlalu menyakitkan,
dan berat untuk diterima..

jadi,
tugas selanjutnya manusia,
*selain menyebarkan kebaikan di muka bumi. hehe*
adalah menyesuaikan diri,
berkorban,
ikhlas,
kadang makan hati..

dan ga jarang itu membuat kita merasa tidak dicintai.
*bener kan?


tapi kemudian,
satu kalimat di scene tv seperti mengingatkanku,
*thanks to TransTV yang menayangkan Ms.Congeniality 2 sekarang*

"treat yourself like a star... people will care for people who care for themselves.."


hmmm.
:)



mungkin itu yang gw mau buat my whole love life things..
learn to appreciate my own self better than others,
menghargai setiap kesalahan dan kesuksesan yang gw perbuat,
sebagai suatu langkah for better me.

hehe.

tapii,
I still want those silly things for 02.14
hehehe.

11 Februari 2009

menulis

postingan ini singkat saya,
karena saya udah ngantuuukk
*yaampun padahal tadi bangun siang dan sempet tidur siang. ckckck.hehe.


well,
selama beberapa waktu belakangan saya membantu pacar mentranslasi jurnal sehubungan dengan thesisnya *semoga dipermudah yaa. amin.*
jurnal yang banyak saya translasi adalah mengenai terapi menulis.


yaa,
secara keseluruhan, semua jurnal yang saya baca menyimpulkan kalo terapi menulis itu sangat baik untuk merekonstruksi ulang pemetaan pikiran kita, emosi kita, dan membantu kita mengolah pengalaman yang ada..


jadi,
keep writing guys! :)

kalo dulu di diary,
sekarang kan udah ada blog pribadi..
hehe.


semoga manfaat yang dirasakan para subjek itu juga bisa kita rasakan,
jadi kita bisa semakin dewasa dengan mengolah pengalaman ini.
:)

10 Februari 2009

6 pria

sedang iseng baca-baca artikel di yahoo.com,
dan menemukan sebuah artikel berjudul "The Six Men You Shouldn't Date" dari Glamour Magz.


just want to share it with you.. :)


1. Rebound Guy
menjadikan diri kita rebounding buat cowo adalah big NO NO!
hati-hati dideketin cowo yang baru putus ;)

2. Disappearing Guy
nyari-nyari alesan buat 'ngilang' dan ujung-ujungnya menggantungkan hubungan itu juga jauhinn.

3. Slick Guy
terjemahan bebasnya si penjilat.
dengan barang-barang dan materi, he tries to approach us.
well, selama kita ga mau dicap matre, just stay away :D

4. Rude Guy
kasar, ga sopan, mencoba mendekati wanita lain saat masih jalan sama kita. you name it!

5. Grabby Guy
yang suka grepe-grepe.
pegang sana sini on the first day.
well, my advice is kalo lo tidak merasa nyaman, tell him.
kalo lo nyaman-nyaman aja *which means lo kompatibel sama dia* yaa go ahead. hoho!

6. Last year Guy
a.k.a mantan.
mencoba deketin balik mantan cuma karena ga pengen jomblo itu salah besar kawwaaaann!


well.
which one is your guy?
or which one is YOU?

07 Februari 2009

destined

ada satu pembicaraan dengan seseorang,
yang masih terngiang sampai sekarang.

sempat bertanya,
apa yang membuatnya bersusah-susah mengejar semua tugas deadline yang tak kunjung berakhir,
dengan segala tekanan yang mematikan asa,
sedangkan,
ada yang lain yang menjanjikan surga..

ada apa?

dia menjawab.
panggilan hidup.

seakan semesta berkonspirasi untuk membuatnya tetap berjalan dijalan berkerikil dan berlubang itu.
berharap suatu saat menemukan jalan aspal.
*ini pepatah dari Thissa ya. jadi kalo dangdut tolong yang diprotes dia, jangan saya! ahaha*

uraian singkat mengenai panggilan hidup itu dia jelaskan padaku.
walau kadang ada yang ingin sekali ku protes,
karena lelah ku melihat dia tertatih menjalani panggilannya,
tapi ku hargai pilihannya.

bersyukurlah kalian yang telah menemukan panggilan hidup,
karena sampai saat ini pun bahkan ku masih sulit menemukan diriku sendiri.

:)

02 Februari 2009

klasik

seorang dosen oke di kampus saya *oke karena ngasih saya A. hehe* pernah menjelaskan di kelasnya,
kenapa beliau menulis 'klasik' daripada 'kuno' di bukunya.


well,
jawaban singkatnya adalah kalau 'kuno' lebih mengarah pada 'ditinggalkan',
sedang klasik itu 'lama tapi masih tetap eksis'. hehe.


jadi gw pun merasa ada beberapa dalam hidup gw yang kuno,
yang sudah gw tinggal mati,
sudah gw lupakan,
dikubur sedalam-dalamnya,

dan ada juga yang klasik.
biasanya klasik selalu berhubungan dengan seneng-seneng,
bahagia,
dan selalu bisa cheering-up my day..
**karena biasanya kalo bikin sedih selalu gw lupain. haha**


ada beberapa hal klasik favorit gw..

pertama,
obrolan dengan sistul mengenai our favourite bro.
hahaha.
itu selama lamanya bakal tetep seruu :D

kedua,
obrolan dengan temen smp gw,
itu juga klasik.
seruunya pernah menjadi sebego dan sebegitunyaa.
hihihi.

ketiga,
obrolan sama pacar tentang masa-masa pedekate dan awal jadian.
:D


yaahh.
gw tau pasti tiap orang punya hal klasik dalam hidupnya,
yang enggan ditinggalkan,
dan *kalo kata sistul* akan tetep legendaris.

hihi!





*postingan ini didedikasikan buat sistul dan bro.
payahnya kalian ga ke jogjaa! :P