22 April 2014

Seluas langit, katamu.

Ini kisah sederhana tentang saya dan sahabat saya,
Dulu kala, ketika kami masih berjibaku di Jogja.

Suatu hari, saya sms dia,
Maklum, BBM dan Whatsapp belum eksis pada jaman itu.

Kamu dimana?

Tidak lama, dia membalas.



Aku lagi jalan-jalan di pantai. Sendiri.

Lantas,

Kenapa?

Dan jawabnya sangat mengena,

Entah. Sedang ingin memandang langit.
Harusnya aku ingat, kenapa aku harus bersedih,
Jika langit seluas ini,
Kenapa aku harus mempersempit hatiku?

Sampai sekarang,
Saat aku sedang jatuh kecewa,
Sedih dan tak berdaya,
Aku selalu melihat langit.

Ingat katamu,
Hatiku harus seluas langit itu,

Dan sepertinya aku pun berharap,
Saat aku melihat langit,
Kita sedang memandang langit yang sama,
Dan itu sangat menguatkan.

1 komentar:

adelinguist mengatakan...

oooh ini dia yang aku baca tentang langit yang luas yang waktu itu aku posting juga di FB, ternyata aku pernah membaca ini hehehe...