24 Desember 2014

Puff Pizza and Book Store

Mostly saya di sini sendirian, karena Baskoro sibuk kerja. Jadi saya harus tetap cari kesibukan selama dia di kantor.

Ini salah satu caranya, mendatangi Lotus (apalagi di sini deh hihihihi).

Stay at home gini bikin saya jadi sering membaca. Seminggu, sudah habis 3 novel. Dan saya masih ada sepuluh harian lagi di sini.

Jadi datanglah saya ke toko buku yang ada di Lotus. Gagal. Semuanya berbahasa thai. Tidak ada section buku internasional.

Yak..!





Setelah keliling-keliling mall yang cuma segitu (2 lantai), saya mencoba pizza thailand. Foto di bawah ini namanya Puff Pizza. Jadi kayak pan pizza trus dilipat.

Isinya Chicken Trio, jadi ayam dimasak 3 cara, dan enak banget!
Enak banget!

Walau katanya pizza, tapi tetep somehow rasa thailand-nya kerasa. Lumayan mahal (120 baht) walau kalo dikonversi ke rupiah jadi cuma 48 ribu :D


Sambil makan pitja cantik, saya baca buku Thailand (panduan travel ke Thailand). Lalu sampai ke bagian ini "Is the South Safe for Traveler?" dan jawabannya, "No.". Padahal kami sedang di propinsi selatan dan Baskoro sedang tugas ke propinsi yang lebih selatan lagi (nempel Malaysia). Pesan Bask, "Nomor aku akan mati selama di sana.".

Dan saat ditanya kenapa nomormu mati selama di sana? Jawabannya, "Soalnya di sini banyak bom yang diaktivasi via telepon/HP. Jadi semua sinyal telepon dimatikan."

*pingsan*


Tidak ada komentar: