06 Desember 2008

angin hujan

ini bulan hujan.
bukan bulan yang kudamba.
namun aku lahir bulan ini.
harusnya ku mencintai hujan yang melingkupi kelahiranku.

tetapi tidak.
aku takut pada hujan.
aku takut terbuai olehnya.
oleh semua pesona dan kuasanya.
pada semua kelemahan dan kekuatannya.

bahkan sang mentari pun enggan muncul ketika hujan.
aku tambah benci padanya,
pada hujan yang merenggut cahayaku sedemikian rupa.
mengubah langit menjadi hitam pekat tak berdaya.

ini bulan hujan,
banyak angin yang bermain bulan ini.
aku senang.
sejuk.
tidak gersang.
orang bilang ini angin hujan.
cuma ada saat bulan hujan.

angin ini berbeda dengan angin lainnya.
dia membawa hujan.
wangi hujan.
banyak orang yang suka dengan baunya.
kata mereka harum.

aku mencoba sekuat tenaga untuk menciumnya.
tidak teraba apapun.
tidak terasa apapun.
apa mungkin aku terlalu membencinya,
sampai tidak mampu mengenalinya?

tetapi aku masih menyukai angin yang membawa hujan.
angin hujan.
sejuk.
menenangkan sekaligus menegangkan.
membuatku berharap cemas akan datangnya hujan,
namun dalam balutan senyum akan damai yang dibawanya.

angin hujan.
mungkin aku mulai mencintainya bermain disekelilingku.
mulai mencari kehadirannya dalam hariku.

akankah engkau akan datang lagi hari ini,
angin hujan?


apakah hujan yang akan kau bawa?
atau hanya kesejukanmu yang terasa?

Tidak ada komentar: