24 Desember 2008

saat tenang

perlahan,
mulai ku buka cakrawala dengan mendekatinya.

tapi ku tahu,
aku tak kan mampu mendekatinya dengan kondisi ini,
mp3 menyalak kencang,
distorsi pancaran cahaya laptop,
semuanya mengganggu.

sangat bukan dia.
tidak menyenangi keramaian,
kegaduhan,
dan segala yang menurutku menyenangkan.

sulit kadang.
tapi aku tahu,
semua butuh pengorbanan,
apalagi untuk hal sebesar dia.

jadi mungkin,
akan selalu ku sediakan waktu untuknya,
saat tidak ada dentuman yang menyalak,
saat tidak ada distraksi dunia maya,
saat tenang.
saat-saat tenang bersamanya.

semoga dengan itu,
aku mampu menyentuhnya.
semoga...

Tidak ada komentar: