kasus pertama,
lo jatuh cinta sama seseorang.
dia baik,
pengertian,
obrolannya nyambung,
hobinya mirip,
becandaannya seru,
and yes,
good looking.
dia bikin lo kagum,
bikin lo seneng,
bikin lo berbunga-bunga,
dia juga suka sama lo,
seems mean to be,
tapi as what the world brings,
selalu ada keterbatasan dalam sebuah kesempurnaan.
dia beda keyakinan sama lo.
kasus dua,
lo jatuh cinta sama seseorang,
dia juga cinta sama lo,
tenaaang,
dia seagama sama lo,
tapi,
make it simple,
dia udah punya keluarga.
kasus tiga,
lo cinta sama seseorang,
dia cinta sama lo,
dia satu iman,
dan masih single,
tapi,
dia juga cinta sama temen lo.
my friend used to call this,
'spare-tire'.
entah lo atau orang itu yang dijadiin cadangan,
gampangnya,
kalo ga dapet lo,
dia bisa ke orang itu,
dan sebaliknya.
kasus empat,
lo jatuh cinta sama seseorang,
dia juga cinta banget sama lo,
as what i said,
selalu ada keterbatasan,
dia seiman,
masih single,
dan you're the only one...
cuma,
dia 'ringan tangan'.
abusif.
kasus lima,
lo jatuh cinta sama seseorang,
dia juga cinta sama lo.
seiman,
single,
you're the only one,
dan dia sangat baik sama lo,
big NO for abusive.
tapi,
orang tua lo ga setuju sama dia,
atau sebaliknya,
orang tuanya ga setuju sama lo,
in any reason.
kasus enam,
lo jatuh cinta sama dia,
dia juga.
seiman,
single,
dia ga jadiin lo cadangan,
dia juga ga punya cadangan,
dia baik sama lo,
tapi,
dia pernah dipenjara,
karena entah apapun sebabnya,
dia pernah didakwa ngebunuh orang.
kasus tujuh,
as simple as,
lo jatuh cinta,
dengan pacar sahabat paling sahabat lo.
entah gimana.
the point is,
lo jatuh cinta.
-----------------------------------------------------------------------
hah!
udah tujuh aja.
ga kelar-kelar gw kalo diurutin terus menerus.
oh iya,
terima kasih buat orang-orang disekeliling gw,
yang sangat inspiring.
maaf kalo ngerasa tersindir.
-----------------------------------------------------------------------
pernah ga lo ngalamin one of those love-cases?
buat yang belom pernah ngalamin,
mungkin dengan bacanya pun bisa bikin lo ketok-ketok meja "amit-amitt!"
buat yang pernah ngalamin pun,
bisa aja punya reaksi amit-amit yang sama kayak yang belum,
kasus-kasus diatas,
jujur deh,
bikin kita nyerah ya?
seakan tuh,
jelas banget,
mungkiinnn...
cinta tidak harus memiliki.
tapi,
buat gw,
*terlepas gw pernah ngalamin atau belum*,
kasus diatas bukan contoh 'cinta tak harus memiliki',
tapi merupakan pembuktian,
'cinta itu butuh perjuangan'
keep fighting, guys.
you'll know who's deserve it.
trust me.
the point is,
jangan asal give up deh.
;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar