25 Desember 2008

omega

siapa yang bisa memastikan akan ada akhir yang paling akhir dari semua akhir?
siapa yang bisa meramalkan bahwa akhir itu adalah suatu titik dan tidak akan ada lagi awal setelah akhir yang paling akhir dari semua akhir itu?


kalau kita semua pasti berjalan pada titik akhir itu,
lantas kenapa mempermasalahkan perbedaan yang terjadi selama perjalanan?


kenapa kita terlalu mempermasalahkan kehidupan lagi setelah akhir yang paling akhir?
siapa yang memastikan bahwa kehidupan itu ada?
siapa yang mampu membenarkan sebenar-benarnya bahwa memang akan ada awal lagi setelah akhir?


lantas apakah omega?
apakah akhir dari semua akhir yang paling akhir itu?
hanya kesemuan belaka?
tipuan mata?
tipuan kehidupan?


ataukah Tuhan sedang ingin bermain dengan kita?

Tidak ada komentar: